fajarnews

Penderita TB Harus Ditemukan dan Disehatkan

Redaksi : Iwan Surya Permana | Kamis, 20 April 2017 | 13:25 WIB

Irgun
Peringatan Hari TB se-dunia tingkat Kota Cimahi tahun 2017 yang digelar di Selasar Aula Gedung B, Komp. Perkantoran Pemkot Cimahi.*

Fajarnews.com, CIMAHI- Asisten Pemerintahan dan Kesejahteran Rakyat Kota Cimahi Maria Fitriana menyatakan, tantangan dalam pencegahan dan pengendalian tuberkulosis (TB) adalah menemukan dan mengobati semua penderita sampai sembuh, agar semua penderita di Indonesia dapat kembali sehat, hidup berkualitas, dan produktif.

Demikian disampaikan Maria saat memberikan sambutan pada peringatan Hari TB se-dunia tingkat Kota Cimahi tahun 2017 yang digelar di Selasar Aula Gedung B, Komp. Perkantoran Pemkot Cimahi, Rabu (12/4).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para kader Kesehatan, perwakilan perguruan tinggi, perwakilan Rumah Sakit se-Kota Cimahi serta ormas dan LSM yang bergerak di bidang kesehatan.

"Untuk mensukseskan gerakan temukan TB obati sampai sembuh (TOSSS TB). Maka, saya beharap seluruh jajaran pelayanan kesehatan diharapkan melakukan penemuan dan pengobatan pasien TB sesuai standar dan menyampaikan pemberitahuan kepada dinas kesehatan setempat," katanya.

TB merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Gejala utama TB berupa batuk berdahak yang berkepanjangan disertai dahak yang berdarah, penurunan berat badan yang signifikan, keletihan yang sangat, keringat di waktu malam, dan demam.

"Meskipun ada juga penyakit lain dengan gejala yang serupa, tetapi bila kita mengalami gejala seperti yang telah disebutkan tadi, kita perlu waspada dan memeriksakan kesehatan langsung ke Unit Pelayanan Kesehatan terdekat," ujarnya.

TB juga merupakan penyakit yang cukup menakutkan. TB memakan korban paling banyak di Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai negara ke-4 dengan jumlah penderita TB terbesar. Diperkirakan ada 0,4–0,5 juta orang penderita di Indonesia (WHO).

Angka ini diperkirakan masih lebih kecil dari faktanya di lapangan, dalam artian angka ini hanya mencakup jumlah kasus yang dilaporkan ke WHO saja. Bila penderita TB tidak segera ditemukan dan diberikan pengobatan yang layak, tanpa sadar, mereka akan menularkan penyakitnya pada orang lain. (Irgun)

Loading Komentar....
loading...