fajarnews

Lapas Kelas II A Kuningan Tuan Rumah Lomba MTQ dan Porsenap

Redaksi : Iwan Surya Permana | Kamis, 20 April 2017 | 13:05 WIB

Ali Al Faruq
Para Kalapas dan Rubasan se-wilayah Cirebon melakukan salam kompak sebelum pertandingan dimulai.*

Fajarnews.com, KUNINGAN- Setelah 10 tahun lamanya, kali ini Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kuningan dipercaya kembali sebagai tuan rumah perlombaan MTQ dan Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (Porsenap) serta petugas UPT Pemasyarakatan se-wilayah Cirebon, Rabu (19/4).

Pembukaan MTQ dan Porsenap tersebut dilakukan dalam upacara yang dilakukan dilapang tenis didalam Lapas Kelas IIA Kuningan, sekaligus pelepasan balon sebagai tanda dimulai pertandingan. 

Kepala RUPBASAN Kelas I Cirebon, Sumarwoto Hendra Budiman mengatakan,  kegiatan yang dilaksanakan merupakan momentum yang sangat baik guna peningkatan pembinaan kepribadian, pengembangan minat, dan bakat serta nilai – nilai ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa bagi narapidana dalam mempererat silahturahmi dengan petugas pada UPT di wilayah III Cirebon.

“Adapun lomba yang dilaksanakan yakni lomba MTQ, Catur, Gapleh, dan yang dipertandingkan. Diantaranya Bola Volly, Futsal, Tenis Meja, Bulu Tangkis, dan pertandingan eksibisi tenis lapang,” kata Hendra.

Sementara Kepala Lapas Kelas I Cirebon, Heni Yuono yang membuka acara tersebut sangat mengapresiasi atas kegiatan dalam peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-53. Dalam usia ke-53 tahun atau lebih setengah abad yang menggambarkan proses perjalanan yang panjang dalam satu kehidupan.

“Dalam melaksanakan berbagai tugas dan fungsinya, walapun berbagai taget telah dapat direalisasikan dan berbagai tangtangan telah dapat diselesaikan. Namun dapat disadari sepenuhnya bahwa masih banyak catatan sebagai pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan, sesuai dengan tema yaitu Kami Kerja Nyata, Pasti Bersih Melayani,” kata Yuono.

Setiap perlombaan, lanjut Yuono, dapat diproyeksikan ke even yang lebih tinggi.Begitu juga dalam pelaksanaan MTQ dan Porsenap antar narapidana dan petugas pemasyarkatakan.

Hal itu memiliki tujuan sebagai wadah atau sarana dalam membangun kemampuan dan kepercayaan diri para warga binaan untuk dapat berinteraksi kembali secara optimal di dalam lingkungan masyarakat.

Selain itu, masih Yuono, juga sebagai bentuk implementasi peningkatan peran serta dan kontribusi para warga binaan pemasyarakatan dalam melaksanakan dan mengebangkan program pembinaan guna mencapai tujuan pemasyarkatan. Kemudian untuk memupuk sikap gotong royong dan rasa kebersamaan serta jiwa sportifitas diantara tiga elemen penunjang pelaksanaan pemasyarakatan yaitu narapidana, masyarakat, dan petugas.

“Semoga momentum kegiatan MTQ dan Porseni antar narapidana dan petugas pemasyarakatan se-Wilayah II Cirebon dapat dijadikan motivasi untuk lebih bangkit lagi dalam melakukan program pembinaan terhadap warga binaan.” kata Yuono. (Ali)

Loading Komentar....
loading...