fajarnews

Hari ini, Gedung Baru DPMPTSP Kuningan Diresmikan

Redaksi : Iwan Surya Permana | Kamis, 20 April 2017 | 07:55 WIB

Ali Al Faruq
Kepala DPMPTSP Kabupaten Kuningan H. Lili Suherli.*

Fajarnews.com, KUNINGAN- Perubahan regulasi dari pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 dan Permendagri Nomor 20 Tahun 2008 tentang Pedoman Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelayanan Perizinan Terpadu di daerah, maka status kantor pelayanan perizinan terpadu dirubah menjadin Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Kuningan melalui Perda Nomor 12 Tahun 2008 tentang Pembentukan Lembaga Teknis Daerah.

Namun upaya pembenahan dari pemerintah pusat tidak henti-hentinya dilakukan untuk membenahi lembaga PTSP hingga mengeluarkan regulasi mencapai 26 item.

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Kuningan tidak tinggal diam, melainkan berupaya sekuat tenaga untuk membesarkan lembaga yang menjadi sorotan langsung Presiden RI dengan melakukan pola perencanaan pengembangan PTSP di Kabupaten Kuningan.

Beberapa langkah strategis pembangunan penyelengaraan PTSP di Kabupaten Kuningan hingga sembilan tahapan. Pada pelaksanaannya dilakukan dengan kesabaran dan ketekunan, mulai dari semua izin dan non izin telah beralih kepengelolaannya ke PTSP, kemudian merubah kelembagaan dari Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu menjadi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kuningan.

Dalam rangka menata ulang terkait regulasi perizinan dan non perizinan, para pejabat dan pegawai PTSP banyak mengikuti pelatihan, workshop dan diskusi dengan SKPD teknis yang semata untuk melakukan update dan harmoniasi berbagi regulasi terkait perizinan.

Kepala DPMPTSP Kuningan H. Lili Suherli mengatakan, dengan keterbatasan anggaran dari APBD Kuningan, pihaknya telah berupaya dan berjuang keras untuk membangun gedung baru dengan dukungan dana dari APBD Provinsi.

“Alhamdulilah gedung yang cukup representatif telah terbangun. Kami mempunyai keyakinan dengan terbangunnya kelembagaan PTSP yang kuat dan professional akan dapat membangkitkan dan meyakinkan kepada khususnya investor dan umumnya masyarakat yang berada di luar kuningan bahwa kuningan cukup nyaman dan menjanjikan untuk para investor  serta kuningan dapat diperhitungkan hingga jenjang internasional,” ujar Lili.

Dengan peresmian gedung DPMPTSP yang dilakukan besok (hari ini), lanjut Lili, untuk menunjukan kepada pemerintah pusat betapa seriusnya pemerintah daerah Kabupaten kuningan dalam mengimplementasi pelayanan terpadu satu pintu di daerah.

“Peresmian besok (hari ini) bertajuk “Gebyar Pelayanan Terpadu Satu Pintu”, dengan berbagai kegiatan seperti funbike, sosialisasi perizinan, senam masal, penandatanganan MoU antara BPJS dengan DPMPTSP, dan penyerahan setifikat Quality Management Sistem ISO 9001 : 2008 dari Transpacific Certification Limited, serta workshop tahap II perumusan kebuijakan dan pedomanan PTSP,” ungkap Lili.

Dengan berbagai rangkaian kegiatan tersebut, Lili berharap dapat mendorong miotivasi arapatur sipil Negara untuk senantiasa mengedepankan pradigma pelayanan prima yang dapat memberikan kepuasan kepada masyarakat terutama pelaku usaha.

“Harapan lain masyarakat ikut terlibat dalam memberikan kontribusi terbaik bagi percepatan pembangunan, agar kuningan tetap kokoh berdiri sejajar, bahkan tampil terdepan dari kabupaten/kota lainnya yang ada di Indonesia, khususnya di Jawa Barat disegala aspek dan dimensi kehidupan sesuai visi yaitu Kuningan Mandiri, Agamis dan Sejahtera Tahun 2018,” tandas Lili. (Ali)

Loading Komentar....
loading...