fajarnews

Jokowi dan Megawati Bakal Hadiri Panen Raya di Guwa Lor

Redaksi : Iwan Surya Permana | Kamis, 20 April 2017 | 14:45 WIB

Adhe Hamdan
Padi jenis MSP yang akan dipanen oleh warga dengan dihadiri oleh Presiden Jokowi dan Megawati Agustus mendatang.*

Fajarnews.com, CIREBON- Presiden RI Joko Widodo didampingi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri rencananya akan kembali ke Cirebon, tepatnya di Desa Guwa Lor, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon. Hal itu dalam ragka menghadiri panen raya padi jenis MSP seluas 100 hektare pada Agustus mendatang.

Hal itu disampaikan Kuwu Desa Guwa Lor, H. Maksudi kepada fajarnews.com di ruang kerjanya, Rabu (19/4). Bahkan untuk meyakinkan bahwa presiden akan datang ke desanya, kuwu memperlihatkan kesiapannya yang sudah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Pesantren Buntet, Kabupaten Cirebon beberapa waktu lalu.

“Presiden bersama Ibu Megawati dan Menteri Pertanian akan datang untuk menghadiri panen raya padi jenis MSP yang sudah kita tanam di desa kami seluas 100 hektare. Kita hanya menunggu tanggalnya saja, karena saat berada di Buntet beliau sudah menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam panen raya di desa kami,” terang kuwu Maksudi.

Dijelaskannya, luas lahan yang sudah ditanami padi jenis MSP di Desa Guwa Lor seluas 100 hektare, dan itu yang nantinya kan dilakukan panen raya. Benih unggul padi jenis MSP produksivitasnya mencapai 9-9,5 ton per hektare gabah kering giling (GKG).

“Produktivitas padi jenis MSP bisa menghasilkan 9,5 ton per hektare, dan ini sangat jauh dari hasil jenis padi biasa yang ditanam para petani yang produktivitasnya rata-rata hanya mencapai 6.7 ton per hektare saja. Ini sudah di atas rata-rata produktivitas di Jabar yang hanya 6,12 ton GKG/ha,” jelasnya.

Melalui hasil panen yang telah dilakukan terhadap benih jenis MSP, dirinya mengungkapkan akan memperluas penggunaan benih padi jenis itu. Sehingga ke depan para petani di wilayahnya bisa menanam padi jenis MSP tersebut.

“Selain produktivitasnya yang tinggi, benih unggul ini juga tahan cuaca tidak menentu seperti saat sekarang. Oleh karena itu, ke depan pertanian di wilayah desanya akan menambah perluasan lahan untuk penanaman benih padi jenis itu agar petani bisa sejahtra, sesuai nama benihnya Mari Sejahterakan Petani (MSP),” pungkasnya. (Adhe Hamdan)

Loading Komentar....
loading...