fajarnews

Sampah Dibiarkan Menumpuk di TPS Desa Arjawinangun

Redaksi : Iwan Surya Permana | Kamis, 20 April 2017 | 12:00 WIB

Adhe Hamdan
Sampah semakin menumpuk tiap harinya di TPS Desa Arjawinangun karena tungku pembakaran tidak berfungsi.*

 

Fajarnews.com, CIREBON- Sejumlah warga Desa/Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon mengeluhkan sampah di Tempat Pembuangn Sampah (TPS) desanya. Sebab, lokasinya sangat berdekatan dengan pemukiman penduduk hingga menimbulkan bau tidak sedap.

Semakin menumpuknya sampah yang menimbulkan bau tidak sedap, tidak ada perhatiannya dari pemerintah desa setempat. Bahkan tungku pembakaran sampah yang dibuat pemdes sendiri terbengkalai ditinggalkan begitu saja, padahal menelan anggaran yang tidak sedikit.

“Kian hari sampah di tempat itu semakin menumpuk hingga menimbulkan bau tidak sedap. Waktu ada tungku pembakaran sampah tidak menumpuk seperti sekarang, namun tungku pembakaran sampah yang dibuat menelan biaya tidak sedikit saat ini ditinggalkan begitu saja,” kata Yono, salah seorang warga saat berada di lokasi, Rabu (19/4).

Dikatakannya, harusnya tungku pembakaran sampah itu terus difungsikan agar sampah tidak terus menumpuk seperti sekarang. Karena, tiap hari hampir 3 kendaran mobil pickup datang membawa sampah untuk dibuang di tempat itu.

“Namun kenapa tungku pembakaran sampah itu ditinggalkan begitu saja, padahal pembuatannya menelan biaya yang tidak sedikit hampir puluhan juta. Harusnya pemerintah Desa Arjawinangun bisa memperhatikan kondisi sampah di tempat ini. Kami warga menanggung baunya saja,” tegasnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Yusup. Menurutnya, sampah di tempat itu kian hari semakin menumpuk. Meski itu tanah pemdes, tetapi saat ini sudah melebar ke tanah masyarakat karena sudah menggunungnya sampah di tempat tersebut.

“Harusnya pemdes bisa memikirkan sampah di tempat itu karena  dampaknya kepada masyarakat sekitar. Jangan hanya membuang anggaran yang tidak sedikit, tetapi ditinggalkan begitu saja tanpa ada manfaatnya hingga sampah kian hari terus menumpuk,” ujarnya.

Dirinya sangat berharap kepada pemdes Arjawinangun untuk segera membuang sampah-sampah itu ke tempat yang jauh dari pemukiman.

Atau dengan mengaktifkan kembali tungku pembakaran sampah yang sudah dibuat yang menelan biaya tidak sedikit, tetapi ditinggalkan beghitu saja. (Adhe Hamdan)

Loading Komentar....
loading...