fajarnews

BNN Gelar KIE untuk Warga Kasepuhan

Redaksi : Iwan Surya Permana | Kamis, 20 April 2017 | 11:45 WIB

Hasan Hidayat
Kepala BNN Kota Cirebon, Yayat Sosyana memaparkan materi KIE kepada warga Kelurahan Kasepuhan di salah satu hotel di Kota Cirebon, Rabu (19/4).*

Fajarnews.com, CIREBON- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon kembali memberikan informasi dan edukasi (KIE) terkait peran serta masyarakat dalam upaya pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang diikuti sejumlah warga Kelurahan Kasepuhan di salah satu hotel di Kota Cirebon, Rabu (19/4).

Kepala BNN Kota Cirebon, Yayat Sosyana mengatakan, sejauh ini BNN Kota Cirebon telah melaksanakan KIE pada lingkungan masyarakat selama dua kali, yang pertama dengan warga Kelurahan Kesenden, dan kali ini dengan warga Kelurahan Kasepuhan.

Dikatakan Yayat, sasaran dalam kegiatan ini yakni kelompok masyarakat. Selain kelompok msayarakat, pihaknya juga aktif memberikan KIE di lingkungan pendidikan dan ke depan, katanya, akan melakukan KIE ke instansi-instansi pemerintah maupun swasta. 

"Ini memang sudah ditetapkan oleh Bappenas, yang harus dilaksanakan oleh BNN provinsi maupun BNN Kota/Kabupaten," jelas Yayat seusai acara KIE.

Dikatakan Yayat, dalam kegiatan KIE dengan peserta warga Kelurahan Kasepuhan ini, tidak berbeda dengan apa yang telah dilaksanakan pekan sebelumnya dengan warga Kelurahan Kesenden, di kegiatan ini, lanjutnya, dibuka kesempatan bagi warga untuk menjadi relawan anti narkoba dan di KIE Kelurahan Kasepuhan ini ada dua orang yang bersedia untuk menjadi relawan anti narkoba.

"Waktu di Keluarah Kesenden ada 12 orang yang bersedia menjadi relawan anti narkoba, di Kasepuhan ini ada dua orang, tapi di KEI kali ini hadir pula para penggiat anti narkoba yang telah dibentul sebelumnya," ungkap Yayat.

Dijelaskan Yayat, kader anti narkoba ini nantinya akan menyosialisasikan dan melaporkan ke BNN atau keamanan apabila ditemukan warga sekitar yang terlibat narkoba. "Relawan ini nanti bisa memfasilitasi pecandu dari warga sekitar untuk direhabilitasi," imbuhnya. 

Ia mengungkapkan, peran masyarakat sangatlah penting untuk bersama-sama mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitarnya masing-masing. Pasalnya, tanpa bantuan dari masyarakat tentunya pencegahan dan pemberantasan ini tidak berjalan secara maksimal.

"Permasalahan narkoba merupakan masalah masyarakat itu sendiri. Sebab masyarakat lebih mengenal lingkungan tempat tinggalnya masing-masing," ungkapnya.  

Salah satu warga yang bersedia menjadi relawan anti narkoba, Doni (19) mengungkapkan, dirinya siap menjadi relawan anti narkoba karena ingin menjadi pengingat dan bertekad menyadarkan teman-teman dan lingkungannya yang sampai saat ini sudah banyak yang menjadi pecandu obat-obatan terlarang.

"Di lingkungan saya kebanyakan pemakai (pecandu) obat-obatan terlarang, mulai dari teman sebaya sampai yang lebih senior darinya, saya ingin menjadi fasilitator untuk mereka agar berhenti menjadi pemakai obat-obatan terlarang," ungkapnya. (Hasan Hidayat)

Loading Komentar....
loading...