fajarnews

Kepala Daerah Baru Wajib Perhatikan Lingkungan

Redaksi : Iwan Surya Permana | Rabu, 19 April 2017 | 16:45 WIB

Irgun
Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar, saat membuka Rakor Kajian Lingkungan Hidup Strategis Kabupaten/Kota se-Jawa Barat di kantor Bappeda Jabar Jalan Juanda, Selasa (18/4).*

Fajarnews.com, BANDUNG- Kepala Daerah yang baru terpilih dalam Pilkada Serentak beberapa waktu lalu, wajib hukumnya memperhatikan masalah lingkungan, sesuai amanat undang-undang, yang mensyaratkan setiap kepala daerah yang baru terpilih harus sudah menyusun rencana strategis tentang pengelolaan lingkungan di daerahnya.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar, saat membuka Rakor Kajian Lingkungan Hidup Strategis Kabupaten/Kota se-Jawa Barat di kantor Bappeda Jabar Jalan Juanda, Selasa (18/4).

"Paling lambat tujuh bulan setelah dilantik, kepala daerah yang terpilih harus sudah memiliki rencana strategis pengelolaan lingkungan hidup. Ini wajib berdasarkan Undang-Undang. Maka dari itu momen rakor ini menjadi kesempatan baik sebagai langkah awal menyusun rencana strategis itu," ujar Demiz, sapaan akrab Wagub Jabar.

Demiz menambahkan, masih tingginya pencemaran lingkungan, alih fungsi lahan terutama di Kawasan Bandung Utara atau KBU, belum tercapainya target 45 persen wilayah Jabar jadi kawasan lindung adalah tantangan masalah lingkungan yang harus dihadapi bersama.

"Ini menjadi tantangan kita bersama, yang harus bisa dipecahkan melalui rumusan dalam rakor Kajian Strategis Lingkungan Hidup yang akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RJPMD Provinsi Jabar," ujarnya.

Rakor KLHS Kabupaten/Kota se-Jawa Barat dihadiri pula wakil dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. (Irgun)

Loading Komentar....
loading...