fajarnews

Razia Perbatasan, Polisi Sita Ratusan Botol Miras

Redaksi : Iwan Surya Permana | Selasa, 18 April 2017 | 22:44 WIB

Agus Sugianto
Polisi menyita ratusan botol miras dari sebuah mobil saat menggelar razia di perbatasan Indramayu Subang, Selasa (18/4).*

 

Fajarnews.com, INDRAMAYU- Kepolisin Resort (Polres) Indramayu bersama  unsur muspida mengelar razia gabungan di Jalur Pantura Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu menjelang Pilkada DKI Jakarta, Selasa (18/4).

Gelar razia yang dilakukan di perbatasan itu untuk mengantisipasi aksi massa yang melintasi jalur pantura terkait Aksi Tamasya Almaidah di jakarta. Dalam razia tersebut, polisi berhasil mengamankan sebuah mobil yang mengangkut ratusan botol miras.

Kapolres Indramayu, AKBP Eko Sulistyo Basuki mengatakan, razia ini dilakukan untuk mengantisipasi pergerakan massa yang hendak pergi ke Jakarta dengan sasaran semua kendaraan yang melintasi Jalur Pantura Indramayu  menyusul akan dilaksanakanya Pilkada DKI dan Aksi Tamasya Almaidah.

“Razia kendaraan dan penumpang ini dilakukan kepada semua kendaraan bukan hanya mobil pribadi melainkan bus-bus besar dan bus travel dengan memeriksa sejumlah barang bawaan penumpang seperti tas kardus serta plastik. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi pengiriman senjata tajam senjata api maupun barang berbahaya lainnya,” ungkapnya.

Pihaknya pun dalam hal ini mengamankan delapan dus yang berisi 150 botol miras yang rencananya akan dikirim ke salah satu tempat di Subang yang didapati dari sebuah mobil. “Barang bukti ini kita sita berikut juga sopirnya,” jelasnya.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat khususnya yang hendak melakukan perjalanan ke Jakarta jangan sampai terlibat atau melibatkan diri dalam Pilkada DKI terlebih mereka datang ke Jakarta tidak memiliki hak pilih.

“Apabila ditemukan ada elemen masyarakat siapapun yang berangkat ke Jakarta dengan tujuan itu kita imbau untuk tidak melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkutan umum. Kemudian membawa barang-barang yang melanggar hukum maka kita lakukan tindakan,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Indramayu, Hj. Anna Sophanah mengimbau dan melarang warga Indramayu untuk tidak ke Jakarta untuk mengikuti aksi Tamasya Almaidah atau mengikuti kegiatan Pilkada DKI. Bahkan bupati memastikan bila ada PNS yang berangkat ke Jakarta akan mendapatkan sanksi.

“Atas nama Pemkab Indramayu, saya mengimbau pada masyarakat Indramayu tolong jaga agar Kab Indramayu tetap kondusif tetap aman tetap nyaman jadi ketika ingin berdoa, berdoa saja di Indramayu. Saya mengimbau agar tetap bekerja tidak usah kemana-mana, biar urusan Jakarta masyarakat Jakarta saja yang terlibat toh kita tidak punya hak pilih,” imbaunya.

Sementara pantauan fajarnews.com, razia tersebut dilakukan di dua titik yakni di Jalur Pantura Indramayu yang berbatasan dengan Subang serta di Exit Tol Cipali. Razia ini akan dilakukan hingga tanggal 20 guna memastikan tidak ada aksi massa yang akan berangkat ke Jakarta. (Agus Sugianto)

Loading Komentar....
loading...