fajarnews

Kabupaten Cirebon Bakal Bangun TPA di Karangwareng Senilai Rp 21 Miliar

Redaksi : Iwan Surya Permana | Rabu, 5 April 2017 | 08:05 WIB

Suhanan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon bersama DLH melihat lokasi yang memenuhi syarat untuk dibangun TPA di wilayah Kecamatan Karangwareng.*

Fajarnews.com, CIREBON- Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon meminta dinas terkait untuk segera menyiapkan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. Mengingat persoalan sampah di Kabupaten Cirebon sudah sangat mendesak apalagi anggaran untuk pembebasan lahan senilai Rp 21 miliar sudah ada.

Hal itu mencuat saat rombongan Komisi III bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon meninjau lokasi yang rencananya akan dijadikan TPA di wilayah Kecamatan Karangwareng, Selasa (4/4).

Kecamatan Karangwareng sendiri memiliki lahan yang layak untuk dijadikan TPA, sedangkan selama ini TPA yang dimiliki pemerintah daerah masih menyewa.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Suherman menjelaskan, Kecamatan Karangwareng memiliki lokasi perbukitan dan jaraknya jauh dari pemukiman penduduk. Walaupun memang lokasi ini belum deal, tetapi masih ada alternatif lain dan ini masih dalam tahap pengkajian.

“Menurut informasi sih pihak kecamatan dan warga menyetujui adanya TPA di wilayahnya. Dan TPA ini harus segera mungkin ada, karena memang kondisinya sudah mendesak,” kata Anger, sapaan akrab Suherman.

Luasan lahan yang ada di Karangwareng, kata dia, sekitar 14 hektare dan lokasinya sangat memungkinkan untuk dijadikan TPA. Sebab, berada jauh dari pemukiman warga, pasalnya dalam aturan jarak pemukiman dan TPA minimalnya 500 meter dan di sini (Karangwareng,-red) sudah lebih jauh.

“Kita tunggu kajiannya seperti apa. Yang jelas kami  ingin sesegera mungkin Kabupaten Cirebon memiliki TPA sendiri. Karena TPA Ciledug juga hanya ngontrak, makanya kita minta segera diproses,” ujarnya.

Menurutnya, rencana pembangunan TPA di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang sendiri mendapat penolakan warga dan akhirnya gagal. DLH pun berencana akan membangun TPA di Kecamatan Susukan untuk wilayah Barat Cirebon, selain di Karangwareng.

“Kabarnya yang memungkinkan di Kecamatan Susukan. Kemudian juga di Ciledug, tepatnya di dekat lokasi yang sekarang buat TPA,” paparnya.

Sementara itu Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Dedi Sudarman mengatakan, sejauh ini pembebasan lahan belum dilakukan.

Mengingat kewenangannya ada di Dinas Kimrum, dan saat ini masih dalam tahap pengkajian.“Soal pembebasan, kewenangannya ada di Kimrum bukan di kita (DLH,-red). Kita harap tidak ada penolakan seperti di Cipanas agar prosesnya segera selesai,” kata Dedi. (Suhanan)

Loading Komentar....
loading...