fajarnews

Anggaran Kesbangpol Tak Bisa Dicairkan apabila Berbentuk Badan

Redaksi : Iwan Surya Permana | Senin, 3 April 2017 | 14:39 WIB

Suhanan
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, H. Mustofa.*

 

Fajarnews.com, CIREBON- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon, H. Mustofa mengatakan bahwa anggaran Kesbangpol tidak bisa dicairkan jika masih berbentuk badan. Mengingat dalam KUAPPAS dan APBD yang disetujui dalam bentuk kantor.

"Kalau melihat APBD, nomenklaturnya bentuk kantor. Harusnya anggaran Kesbangpol tidak bisa dicairkan jika atas nama badan," ujar Mustofa, akhir pekan kemarin.

Terkait status Kesbangpol sendiri, pihaknya sudah melakukan konsultasi dengan Kemendagri. Dan hasilnya perubahan status itu harus ada persetujuan Departemen Dalam Negeri (Depdagri).

"Kalau mau mengubah harusnya izin dulu ke Depdagri. Karena itu kewenangan pusat, maka dari itu kami mengeluarkan surat pencabutan perbup yang mendasari Kesbangpol berstatus badan," tegasnya.

Sepengetahuannya, Kesbangpol itu kantor, bukan badan. Oleh karenanya ia sampai dengan saat ini masih menunggu jawaban dari eksekutif berkaitan dengan permintaan pencabutan perbup tersebut.

Disinggung mengenai penggunaan dua stempel dan kop surat oleh Kesbangpol, Jimus enggan mengomentari."Itu urusan pemerintah daerah, apakah jadi temuan atau tidak itu bukan urusan kami, karena  ada BPK," katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD, Junaedi  menambahkan, legislatif melalui ketua sudah mengambil sikap yakni tidak merekomendasikan dan meminta perbup tersebut dicabut.

"Ketua sudah melayangkan surat meminta agar dicabut, kabarnya sudah ditanggapi dengan menggelar rapat koordinasi dan melakukan konsultasi ke Kemendagri. Hasilnya apa kami belum tahu," terangnya.

Hasil rapat kerja beberapa waktu lalu dengan berbagai pihak. Diketahui bahwa ada penggunaan dua stempel dan kop surat, itu sangat menarik sekali. Pasalnya sekelas OPD ada hal seperti itu."Itu yang perlu ditelusuri, yang jelas kami sikapi dengan serius,” pungkasnya. (Suhanan)

 

Loading Komentar....
loading...