fajarnews

Sekda Jabar Tantang Dosen dan Guru Membuat Tulisan Berstandar Dunia

Redaksi : Iwan Surya Permana | Jumat, 27 Januari 2017 | 09:30 WIB

Sopandi
Sekretaris Daerah Jawa Barat H. Iwa Karniwa menyampaikan tantangan kepada para guru dan dosen untuk menulis sederet gagasan berstandar dunia, saat memberikan kuliah umum di Unisa Kuningan, Kamis (26/1).*

 

Fajarnews.com, KUNINGAN- Guru dan dosen diharapkan mampu menuangkan ide-ide pikirannya dalam sebuah konsep yang dapat bermanfaat bagi kehidupan. Terkiat hal itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, H. Iwa Karniwa menantang guru dan dosen untuk terus menulis. Tidak tanggung, tulisan yang diharapkannya adalah sederet gagasan yang berstandar dunia.

Hal itu disampaikan Iwa saat mengisi Kuliah Umum di Universitas Islam Al-Ihya (Unisa) Kuningan. Menurutnya, hal itu penting menjadi perhatian dan harus dilakukan semua guru dan dosen, sebagai ajang berkompetisi bidang sumber daya manusia di tengah pusaran Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

“Kita masih memiliki 2,5 juta pengangguran intelektual. Yaitu pengangguran yang berijasah. Baik lulusan SMA, D-III, D-IV dan S-1 bahkan pascasarjana. Ini harus menjadi perhatian kita semua,” kata Iwa saat menyampaikan kuliahnya di hadapan puluhan dosen dan staf Unisa. Kamis (26/1).

Dia juga menerangkan, dalam memasuki persaingan ekonomi Asean, lembaga pendidikan Indonesia masih kalah sama Malaysia. Salah satunya, jumlah perguruan tinggi berstandar dunia di Indonesia jauh lebih sedikit dibanding Malaysia.

“Perguruan tinggi kita masih kalah oleh Malaysia. Malaysia sudah ada tujuh perguruan tinggi yang masuk standar Internasional. Kalau kita ingin menjadi pemenang dalam MEA, kita harus bersaing, tarung memperbaiki pendidikan,” kata Iwa.

Kemudian, selain sumber daya manusia dan lembaga yang berstandar dunia, menurutnya, hal yang harus menjadi perhatian perguruan tinggi adalah membina mental generasi muda. Dia menyebutkan, di antara kelemahan generasi muda saat ini adalah mudah putus asa, mudah tersinggung, dan sering memperbesar masalah yang sebenarnya kecil.

“Termasuk di dalamnya mental entrepreneur. Kekuatan ini harus dibangun oleh perguruan tinggi, supaya mereka tidak mudah putus asa. Generasi muda harus bisa bersaing dengan kondisi apapun,” tuturnya.

Pantauan fajarnews.com, kuliah umum itu dihantarkan langsung oleh Rektor Unisa, HA. Nana Rusyana. Nana menerangkan, selain untuk memberikan arahan dan sumbangsaran mengenai kemajuan dan peluang ekonomi Jawa Barat, kuliah umum itu dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi keluarga besar Unisa dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

SOPANDI

 

Loading Komentar....
loading...