fajarnews

Universitas Kuningan Siapkan Pusat Studi Asean

Redaksi : Fatianto Fadhillah | Sabtu, 21 Januari 2017 | 16:45 WIB

SOPANDI
Rektor UNIKU Dr. H. Dikdik Harjadi (dua kiri) saat menyambut tamu dari Kementerian Luar Negeri RI dalam persiapan membentuk Pusat Studi Asean di Uniku.

Fajarnews.com, KUNINGAN - Setelah tersedia Bank Indonesia Corner, Universitas Kuningan kembali memberikan layanan baru. Kali ini, fasilitas yang diberikan untuk membuka wawasan ilmu dan pengetahuan kemahasiswan itu diantaranya adalah Pusat Studi ASEAN atau Study Center.

Pusat Studi ASEAN, disediakan untuk memberikan layanan, baik kepada mahasiswa maupun masyarakat Kuningan, dalam rangka berkompetisi di tengah pergulatan Masyarakat Ekonomi Asean. Hal itu dilakukan Uniku sebagai usaha-usaha konstruktif dalam mendukung dan memperkuat regionalisme di kawasan Asia Tenggara.

“Rapat koordinasi bersama mengenai Pusat Studi ASEAN ini sudah kami lakukan. Sebagai utusan, hadir juga dalam rapat koordinasi itu Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Eropa, Afrika dan Timur Tengah Kemenko Perekonomian, Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Asia Kemenko Perekonomian, dan perwakilan pemerintah Kuningan,” kata Dikdik Harjadi selaku Rektor Uniku, Jumat (20/1)

Dia menerangkan, tujuan dibukanya Pusat Studi ASEAN atau Study Center itu salah-satunya sebagai realisasi kerjasama antara pihak Universitas Kuningan dengan pihak Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Kerjasama dimaksud sebagaimana dalam nota kesepahaman yang sudah dibuat yaitu mengenai pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Pusat Studi ini, Insyaallah kami buka di Fakultas Ekonomi. Mudah-mudahan pasilitas ini bisa memberikan banyak manfaat. Baik untuk mahasiswa dan dosen, maupun masyarakat Kabupaten Kuningan,” tuturnya.

Kemudian, menurutnya, pusat studi itu juga disediakan sebagai pusat lembaga studi yang mampu menyediakan data dan informasi mengenai proses integrasi dan kerjasama antara negara-negara anggota ASEAN dan luar ASEAN. Karena itu dia menegaskan, hal itu akan menjadi bagian penting dan strategis bagi Uniku.

Karena itu dia berharap, didirikannya pusat studi itu menjadi institusi yang bisa memberikan keuntungan positif. Baik bagi lembaga pendidikan di Kabupaten Kuningan maupun se-Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, lembaga itu bisa menjadi pusat studi edukasi bagi mahasiswa dan masyarakat yang berdampak pada peningkatan kerja sama komunitas ASEAN.

“Secara khusus, pusat studi ini mudah-mudahan bisa memberikan layanan untuk menangkap peluang kerjasama masyarakat Jawa Barat setelah berlakunya Komunitas ASEAN 2015 lalu,” kata Dikdik.

Pada kesempatan itu, Asisten Daerah Setda Kuningan H. Dadang Supardan mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas inisiatif Uniku. Dengan adanya Pusat Studi ASEAN di kampus, Uniku akan menjadi kebanggaan masyarakat, serata menjadi pusat pendidikan di Kabupaten Kuningan.

“Dengan memiliki Pusat Studi ASEAN, Uniku bakal banyak memberikan manfaat. Baik untuk para mahasiswa, dosen, masyarakat Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dan Indonesia pada umumnya,” tuturnya.

Dadang berharap, pembentukan pusat studi itu mampu merespon perkembangan mutakhir institusi kerjasama regional di Asia Tenggara atau ASEAN, yang dalam dekade terakhir berkembang pesat. Baik secara horizontal maupun secara vertical, menurutnya, pasilitas itu akan berperan penting untuk merekayasa politik, ekonomi, dan sosial-budaya yang menjanjikan di tengah pusaran ekonomi Asean.

SOPANDI

Loading Komentar....
loading...