fajarnews

Warga Desa Bogor Minta Pustu Kembali Difungsikan

Redaksi : Iwan Surya Permana | Rabu, 11 Januari 2017 | 14:45 WIB

Robi Cahyadi
Kondisi gedung Puskesmas Pembantu Bogor sepi tanpa pelayanan akibat tidak ada petugas kesehatan.*

 

Fajarnews.com, INDRAMAYU- Warga Desa Bogor Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu, mengeluhkan keberadaan  Puskesmas Pembantu (Pustu) yang ada di desanya. Pasalnya  gedung Pustu yang letaknya berdampingan dengan Kantor Desa Bogor tersebut dalam beberapa bulan terakhir tidak lagi melakukan pelayanan atau tutup. Sehingga warga harus menuju Puskesmas Induk dengan jarak sekitar 3 kilometer dari kediamannya.

Kondisi tersebut sangat disesalkan baik oleh perangkat desa maupun warga setempat. Padahal sebelumnya warga tidak perlu jauh-jauh menuju Puskesmas Induk untuk keperluan berobat. Akan tetapi pasca dilakukan perbaikan gedung yang jauh lebih baik dari sebelumnya pelayanan kesehatan pada Pustu tersebut tersendat dan bahkan tidak dibuka sama sekali.

“Sudah beberapa bulan terakhir Pustu tidak dibuka dan kalaupun sebelumnya ada pelayana itu pun tidak pasti karena petugas kesehatan sering tidak ada di tempat,” terang perangkat Desa Bogor kepada fajarnews.com di kantornya, Selasa (10/1).

Padahal, lanjut mereka, pihaknya sudah menyediakan lahan untuk pendirian Pustu yang letaknya berdekatan dengan kantor desa, akan tetapi meski bangunan sudah dilakukan perehaban sekitar satu tahun lalu sepertinya tidak dimanfaatkan secara optimal oleh Puskesmas Sukra untuk menugaskan salah satu tenaga kesehatan yang ada dan membuat jadwal pelayanan yang pasti pada Pustu tersebut.

“Kami berharap Pustu dibuka kembali dengan petugas kesehatan yang pasti dengan agenda pelayanan yang sesuai jadwal sehingga masyarakat tidak perlu menuju Puskesmas Sukra untuk kepentingan berobat,” terangnya.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Desa Bogor, Sumarih, mengatakan, dengan tidak dibukanya pelayanan kesehatan bagi masyarakat pada pustu tersebut jelas menjadi kendala bagi masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan terutama  para lanjut usia (lansia).

Sumarih juga mengatakan, kebutuhan pelayan kesehatan bagi masyarakat merupakan sala satu kebutuhan pokok yang harus terpenuhi, sehingga Pemdes Bogor sangat mendukung keberadaan Pustu di desanya, mengingat jarak tempuh yang cukup jauh menuju Puskesmas Sukra meski dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua tetap menjadi permasalahan yang harus ditanggulangi terutama di musim hujan.

“Kami siap menyosialisasikan kepada masyarakat tentang jadwal pelayanan kesehatan pada Pustu manakalah pihak puskesmas bersedia melakukan pelayanan kepada masyarakat dengan membuka kembali Pustu yang ada di Desa Bogor,” tandasnya.

Sementara Kepala UPTD Puskesmas Sukra, DR. Tuti Warnengsih P, ketika ditemui di kantornya tidak ada ditempat dan dihubungi melalui ponsel tidak menjawab dan bahkan tidak membalas pesan singkat atau sms guna mengonfirmasikan permasalahan dimaksud.

“Bu dokter sejak pagi  ke Indramayu untuk menghadiri acara jumpa pisah Kepala Dinas Kesehatan,” ungkap salah seorang petugas di Puskesmas Sukra. 

ROBI CAHYADI

 

 

 

 

Loading Komentar....
loading...