fajarnews

Cuaca Sulit Diprediksi, Nelayan Kota Cirebon Jarang Melaut

Redaksi : Fatianto Fadhillah | Rabu, 11 Januari 2017 | 14:15 WIB

HASAN
Nampak Nelayan Kampung Baru Tengah Memperbaiki Jaring Karena Cuaca Yang Kurang Memungkinkan Untuk Melaut

Fajarnews.com, CIREBON - Cuaca ekstrem akhir-akhir ini menyebabkan puluhan nelayan di daerah Samadikun, Kesenden Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon enggan melaut. Kalaupun ada yang melaut, hasil tangkapanya tidak sebanyak melaut saat cuaca normal.

Selasa (10/1), saat  “Fajarnews.com” mengunjungi kampung nelayan di Kampung Baru Kesenden Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon, terlihat beberapa perahu nelayan terparkir di pinggir sungai. Selain itu, ada beberapa nelayan yang memanfaatkan waktu tidak melaut dengan memperbaiki jarrng penangkap ikannya.

Ketua Rukun Nelayan Kesenden Kota Cirebon, Sofyan mengungkapkan, di musim cuaca yang tidak menentu dan sulit diprediksi akhir-akhir ini, membuat dirinya dan rekan nelayan lainnya jarang bahkan enggan melaut. Dikatakannya, nelayan berani melaut apabila melihat cuaca yang baik dan tidak berpotensi buruk.

“Kalau melaut sih tetap melaut, cuma kita lihat keadaan cuacanya, jadi kalau cuacanya kurang baik ya terpaksa tidak jadi berangkat melaut, akhirnya kita hanya perbaikan jaring saja,” ungkap Sofyan saat ditemui “Fajarnews.com” di salah satu perahu nelayan yang parkir.

Dia dan warga kampong Baru, lanjut Sofyan, hanya berprofesi sebagai nelayan, sehingga apabila kedaan seperti ini berlangsung lama secara otomatis pendapatannya berkurang. Menurutnya, dalam setiap melaut dirinya rata-rata memperoleh pendapatan Rp 400-500ribu, itu saat ramai dan cuaca baik, tetapi, kalau cuaca seperti sekarang ini jangankan untung, untuk bayar perbekalan saja pendapatan yang didapat tidak cukup untuk membayarnya. Oleh karena hal itu, dirinya berharap kepada pemerintah Kota Cirebon agar memperhatikan nasib nelayan apabila cuaca tidak memihak seperti akhir-akhir ini.

“Kalau selama ini, pemerintah Kota Cirebon, sepertinya kurang perhatian ke nelayan, belum ada terobosan-terobosan masuk ke nelayan, belum turun ke nelayan,” keluh Sofyan.

Ia berharap, pemerintah kota peduli dengan nasib nelayan Kota Cirebon yang jumlahnya hanya beberapa ini, dibandingkan dengan nelayan Kabupaten Cirebon yang jumlahnya jauh lebih banyak. Menurutnya, sejauh ini belum ada perhatian yang serius, dari dinasnya pun kurang antusias. Jadi, kalau keadaan musim seperti sekarang ini, nelayan hanya istirahat dan memperbaiki jaring saja.

“Saya berharap ada perhatian, dimana nelayan itu ada masa-masanya, kalau musim angin barat seperti ini angin kencang, kalau kita melaut paling kekuatan jaraknya hanya satu mil, harusnya ada perhatian khusus, mudah-mudahan keluhan saya ini didengar oleh Pa Walikota sendiri,” ungkapnya.

HASAN HIDAYAT

Tags: Nelayan Cuaca
Loading Komentar....
loading...