fajarnews

Selamat Jalan Papih, Tokoh Panutan Kota Cirebon itu Berpulang

Redaksi : Iwan Surya Permana | Senin, 9 Januari 2017 | 02:25 WIB

Hasan Hidayat
Sejumlah anggota TNI melakukan prosesi pemakaman mantan Wakil Wali Kota Cirebon periode 2008-2012, Sunaryo HW dalam sebuah upacara militer di Taman Makam Pahlawan Kesenden Kota Cirebon, Minggu (8/1).*

Fajarnews.com, CIREBON- Mantan Wakil Wali Kota Cirebon periode 2008-2012, Sunaryo HW meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit lambung di Rumah Sakit (RS) Pertamina Klayan, Sabtu (7/1) sekitar pukul 23.30 WIB. Almarhum meninggalkan seorang istri, empat orang anak dan lima orang cucu.

Kepergian pria yang akrab dipanggil Papih itu, menyisakan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, sahabat, kader dan para koleganya. Semasa hidup Sunaryo dikenal sebagai pribadi yang menghabiskan hidupnya, untuk mengabdi kepada bangsa dan negara khususnya masyarakat Kota Cirebon.

“Hampir 2/3 hidup almarhum dihabiskan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, khususnya untuk masyarakat Kota Cirebon,” kata Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis dalam sambutan pelepasan jenazah almarhum ke peristirahatan terakhirnya dari rumah duka, Minggu (8/1).

Azis mengaku saat kehilangan dengan kepergian tokoh politik senior tersebut. “Kami selalu berdoa, semoga dengan segala amal baik yang almarhum berikan kepada masyarakat Kota Cirebon, insyaallah beliau wafat dengan keadaan khusnul khatimah,” kata Azis.

Menurutnya, almarhum merupakan sosok yang telah memberikan banyak masukan bagi kemajuan Kota Cirebon, dengan gaya penyampaian yang khas yakni tajam namun mengena. Ide dan pemikiran, mulai dari keagamaan, ekonomi serta politik diakuinya sangat brilian dan mencerdaskan.

“Bagi saya, Pak Naryo bukan hanya tokoh namun ayah dan beliau meninggalkan kami semua. Kami sangat merasa kehilangan. Insyaallah, beliau ditempatkan di tempat yang layak di sisi Allah. Selamat jalan ayahandaku tercinta,” ucap Azis.

Kedepankan Kepentingan Umum

Kepergian Sunaryo HW untuk selamanya, juga menyisakan duka bagi para politisi muda Kota Cirebon, salah satunya Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Eti Herawati. Ketua DPD Nasdem Kota Cirebon itu menuturkan, almarhum merupakan sosok yang selalu mendahulukan kepentingan umum.  

Menurut perempuan yang akrab disapa Eeng Carli itu, loyalitas dan dedikasi almarhum terhadap tugas yang diemban, membuatnya menjadi tokoh yang tidak hanya dipanuti rekan satu partainya, namun juga oleh partai-partai lainnya.

“Beliau bukan hanya milik satu partai semata, melainkan tokoh luar biasa yang dimiliki Kota Cirebon. Saya merasa kehilangan tokoh panutan. Selamat jalan Papih,” ujar Eeng.

Almarhum Sunaryo HW tidak hanya dikenal sebagai tokoh namun juga sesepuh Golkar Kota Cirebon. Sebelum berkarier di politik, Sunaryo merupakan seorang perwira TNI yang pernah menjabat sebagai Komandan Yon Arhanudse 14, Dandim 0605/Subang dan Dandim 0614/Kota Cirebon.

Dalam karier politiknya, Sunaryo pernah menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Kota Cirebon tiga periode. Almarhum menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Cirebon selama dua periode dan terakhir menjadi Wakil Wali Kota Cirebon tahun 2008-2012.
Almarhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, dalam sebuah upacara militer. 

HASAN HIDAYAT

 

Loading Komentar....
loading...