fajarnews

Pemuda 20 Tahun  Ditemukan Membusuk di Pabrik Penggilingan Padi

Redaksi : Iwan Surya Permana | Senin, 9 Januari 2017 | 08:00 WIB

 

Fajarnews.com, INDRAMAYU- Seorang pemuda asal Desa Ilir, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Nurjaman (20) yang berprofesi sebagai nelayan ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di sebuah kamar pabrik pengilingan padi di Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.

Korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan menggunakan celana pendek dalam keadaan membusuk dan menimbulkan aroma tidak sedap serta wajah yang sulit untuk dikenali.

Kematian Nurjaman ini sempat mengegerkan warga sekitar, namun polisi masih menyelidiki kasus tersebut yang diduga merupakan korban pembunuhan. Kini jenazah korban sudah dikebumikan di tempat pemakaman umum desa setempat oleh keluarganya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun fajarnews.com Minggu (8/1) menyebutkan, mayat yang ditemukan Sabtu (7/1) itu menurut beberapa saksi dia sudah empat hari tidak pulang ke rumahnya. Bahkan, keberadaannya itu sempat pula ditanyakan oleh saudara dan kerabatnya kepada sejumlah temannya.

Dari keterangan yang diperoleh jika sebelumnya korban pernah datang ke sebuah bengkel motor di Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur untuk memperbaiki sepeda motornya. Namun, saat memperbaiki itu, tiba-tiba korban dikeroyok oleh orang. Karena merasa kepepet sehingga korban lari ke arah pabrik penggilingan padi yang terletak di Blok 1 Desa Karanganyar. 

Atas keterangan itu anggota keluarga korban mencoba mencari di sekeliling pabrik padi tersebut. Sewaktu memeriksa di dalam pabrik padi yang sudah tak terpakai ini, beberapa saksi mencium bau busuk dari kamar yang posisinya paling belakang.

Setelah didekati ternyata ada mayat dengan posisi telentang yang sudah membusuk dengan muka yang sudah rusak  serta badannya sudah membengkak. Penemuan ini selanjutnya diberitahukan kepada keluarga korban lainnya hingga mendatangi tempat itu. Dari pemeriksaan ternyata ada yang mengenalinya jika jasad tersebut tidak lain Nurjaman yang selama ini tidak pulang ke rumahnya.

Kapolres Indramayu, AKBP Eko Sulistyo Basuki melalui Kasubag Humas AKP  Heriyadi membenarkan bahwa korban tersebut adalah Nurjaman Warga Desa Ilir Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu. Menurutnya, saat ditemukan korban memiliki ciri ciri memiliki tato di dada bertuliskan Brigade To Seven, menggunakan celana pendek, jaket loreng, gelang dan jam tangan.

“Kami masih melakukan pendalaman kasus dengan meminta keterangan sejumlah saksi di tempat kejadian guna mendapatkan keterangan pasti atas penemuan mayat itu,” ungkapnya.

AGUS SUGIANTO

Loading Komentar....
loading...