fajarnews

Dua Desa di Kecamatan Ligung Belum Lunas PBB

Redaksi : Andriyana | Kamis, 6 Oktober 2016 | 23:17 WIB

MUNADI
Camat Ligung Hj.Roppedah saat menjelaskan terkait target PBB tahun 2016.

Fajarnews.com, MAJALENGKA - Dari 19 desa yang ada di Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka, Desa Ampel dan Desa Tegalaren sampai saat ini belum bisa melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk tahun 2016.

Padahal, uang PBB yang dibayar oleh masyarakat hakekatnya akan dikembalikan kembali untuk masyarakat melalui berbagai macam pembangunan.

Target PBB tahun ini untuk desa desa se Kecamatan Ligung mencapai Rp.1.631.382.275. Namun sampai saat ini pelunasannya baru mencapai 90% nya saja.

Hal ini dikarenakan ada dua desa yang belum melunasi, yakni Desa Tegalaren dan Desa Ampel. Camat Ligung Hj. Roppedah membenarkan bahwa pelunasan PBB di wilayahnya baru 90%. Sisanya, sedang diusahakan untuk segera melunasinya.

"Ada dua desa yang sampai saat ini belum lunas PBB nya. Kami melalui petugas yang sudah ditunjuk akan terus memonitor sampai target PBB lunas 100%,” ujar Camat Roppedah kepada fajarnews.com, Kamis (6/10).

Dijelaskannya belum lunasnya PBB di kedua desa kemungkinan karena beberapa faktor, diantaranya, kesulitan si penagih pajak karena nama wajib wajib pajak sudah berpindah hak milik, tapi ada juga yang memang wajib pajak belum sadar akan kewajibannya membayar pajak.

"Dari itu kami himbau kepada masyarakat untuk sadar akan kewajiban membayar pajak. Sebab pajak yang dibayar nantinya akan dikembalikan juga melalui bentuk bantuan dan pembangunan untuk masyarakat," tambahnya.

Sementara Kades Tegalaren Endan Wibawa ketika dihubungi lewat ponselnya tidak membantah atas belum lunasnya PBB di desanya. Hal ini dikarenakan belum semua wajib pajak itu tertagih, mengingat kesibukan petugas penagih pajak dalam hal ini perangkat desa.

Namun pihaknya akan menekankan kepada penagih pajak untuk secepatnya dilunasi.

"Insa Allah pertengahan bulan ini sisa PBB Desa Tegalaren akan bisa dilunasi. Kami juga mohon maaf atas keterlambatan pelunasan PBB. Karena banyak faktor yang terjadi di lapangan dalam hal penagihan. Kami juga ingin segera lunas PBB nya biar tidak punya beban," kata Kades Endan.

MUNADI

Loading Komentar....
loading...