fajarnews

DPRD Kota Cirebon Minta Aturan Izin Usaha Diperketat

Redaksi : Rosyidi | Senin, 9 Mei 2016 | 10:45 WIB

Wildan
Ketua DPRD Kota Cirebon, Edi Suripno.

Fajarnews.com, CIREBON- Pesatnya laju pembangunan khususnya di sektor perhotelan dan pusat perbelanjaan di Kota Cirebon yang dampaknya belum dirasakan secara menyeluruh masyarakat, membuat Ketua DPRD Kota Cirebon mendesak pemerintah daerah untuk segera membuat regulasi bagi para pelaku usaha, agar memberikan peluang menyerap tenaga kerja lokal.

Menurut Edi, Pemerintah Kota Cirebon, Dinsosnakertrans dan semua pihak terkait, harus bersama-sama membuat aturan yang mengharuskan pelaku usaha (investor) memberikan peluang kerja bagi warga Kota Cirebon.

“Jangan sampai pembangunan infrastruktur meningkat, pertumbuhan ekonomi naik tapi justru tidak memberikan dampak positif kepada warga, apalagi angka pengangguran dan warga miskin semakin meningkat,” kata Edi, usai membuka acara gemar ikan dalam HUT ke-43 PDI Perjuangan Kota Cirebon, Minggu (8/5).

Edi mengatakan, pemerintah bisa menekan para pelaku usaha saat berinvestasi di Kota Cirebon, melalui persyaratan menyerap tenaga kerja lokal.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang meningkat dengan banyaknya hotel, mal dan restoran di Kota Cirebon, seharusnya bisa mengurangi angka pengangguran dan angka kemiskinan.

Ketua DPC PDIP Kota Cirebon itu mengatakan, jika para pelaku usaha mau bekerja sama dengan Pemkot Cirebon terkait penyerapan tenaga kerja lokal, maka potensi peningkatan kesejahteraan masyarakat bisa terwujud.

Edi juga menyindir upaya pelatihan kecakapan hidup (life skill) yang dilakukan pemerintah melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), yang perlu dilakukan modifikasi dan penyesuaian kebutuhan dengan potensi ekonomi daerah.

Jangan sampai, program yang diberikan dalam pelatihan tenaga kerja, hanya berkutat pada keterampilan perbengkelan dan menjahit saja.

“Ke depan akan dilakukan pertemuan dengan eksekutif untuk menyikapi masalah ini, fokusnya adalah bagaimana bisa meningkatkan pendapatan warga Kota Cirebon,” katanya.

Di tempat yang sama, anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Cirebon, Imam Yahya mengatakan, pertumbuhan hotel di Kota Cirebon yang semakin meningkat perlu dilakukan kajian lebih mendalam.

Maksudnya, apakah hotel-hotel itu memberikan jaminan kepada tenaga kerja lokal atau tidak. Imam juga menyarankan, agar pemerintah mampu mengambil peluang dengan pertumbuhan ekonomi daerah, melalui pelatihan kecakapan hidup yang tepat dan sesuai dengan perkembangan.

“Ini agar sumber daya manusia (SDM) memiliki daya saing yang unggul untuk bekerja di tanah kelahirannya. Wajar kalau dari pihak pelaku usaha ingin punya karyawan yang kualitasnya bagus. Ini pun jadi PR pemerintah daerah agar bisa mengarahkan warganya menjadi tenaga kerja yang profesional,” ujarnya.*

 

WILDAN IBNU WALID

Loading Komentar....
loading...