fajarnews

Balita Tewas Diduga Korban Mal Praktek Imunisasi di Puskesmas Sekar Jaya

Redaksi : Eko Purnomo | Jumat, 15 April 2016 | 23:23 WIB

tvrinews.com
Ilustrasi imunisasi.

Fajarnews.com, Baturaja - Balita berusia di bawah lima tahun bernama El warga Kapuran Rajawali Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan tewas diduga menjadi korban mal praktek imunisasi di Puskesmas Sekar Jaya sehingga mengalami pembengkakan di bagian kaki.

Menurut Herlian selaku ayah El saat dikonfirmasi di Baturaja, Jumat bahwa anak perempuannya berumur tiga bulan tersebut sebelum meninggal mengalami pembengkakan di kaki setelah mendapatkan suntikan imunisasi DPT 1 dan Polio 2 di Puskesmas Sekar Jaya pada 4 April lalu.

"Sempat kami bawa ke rumah sakit namun tidak bisa tertolong karena pembengkakan di bagian paha sudah besar," katanya.

Menurut dia, tidak mengetahui penyebab pembengkakan kaki korban, hanya saja setelah disuntik imunisasi di puskesmas tersebut, bagian paha El membesar dan mengalami demam tinggi hingga meninggal dunia pada 11 April lalu.

Sementara Kepala Puskesmas Sekar Jaya, Febrianto Kuncoro saat dikonfirmasi secara terpisah membantah jika penyebab kematian korban bukan kesalahan penyuntikan imunisasi.

Ia juga membantah, jika pembengkakan kaki korban disebabkan patahnya jarum suntik yang digunakan tenaga kesehatan di puskesmas saat menyuntik El.

Menurut dia, bengkak di bagian kaki dialami korban disebabkan vaksin yang dimasukan ke tubuh El melalui jarum suntik masih dingin belum sesuai dengan suhu tubuh pasien.

"Kalau panas setelah injeksi itu sudah biasa terjadi dalam imunisasi. Orang tua El pada 9 April 2016 membawa korban ke puskesmas kami lagi dengan keluhan demam dan kami anjurkan dikompres dengan air hangat untuk meredakan pembengkakan itu," ujarnya. (Antara/FC)

Loading Komentar....
loading...