fajarnews

Pemasangan Jaringan Listrik Untuk Warga Jotang Kembali Tertunda

Redaksi : Andriyana | Rabu, 6 April 2016 | 21:43 WIB

Ist
Ilustrasi

Fajarnews.com, MAJALENGKA- Pemasangan jaringan listrik bagi warga korban bencana alam tanah bergerak Cigintung, Kecamatan Bantarujeg Kabupaten Majalengka kembali tertunda.

Pemasangan jaringan listrik yang sedianya akan dilakukan pada tahun ini diperkirakan akan batal direalisasikan. Pasalnya, Pemprov Jawa Barat telah menyatakan tahun 2016 tidak ada program listrik pedesaan (Lisdes).

Kepala Dinas PSDAE Kabupaten Majalengka, Agus Tamim mengatakan, semula direncanakan pemasangan jaringan listrik untuk warga Jotang akan dilakukan pada tahun ini. Jaringan listrik yang akan menerangi kawasan relokasi korban bencana alam Cigintung anggarannya bersumber dari Pemprov Jawa Barat.

”Kemungkinan tahun ini belum dapat direalisasikan meski awalnya direncanakan pemasangan akan dilakukan pada tahun sekarang,” katanya, Rabu (6/4).

Ia menjelaskan, penundaaan tersebut merupakan konsekwensi dari terbitnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya pasal 298 ayat (5), dan hasil konsultasi pihaknya dengan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) Jawa Barat.

Dalam peraturan baru, dinyatakan bahwa belanja hibah hanya dapat diberikan kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah lain, badan usaha milik Negara atau BUMD dan/atau badan, lembaga dan organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum Indonesia.

Sehingga program listrik perdesaan dalam bentuk pemberian hibah langsung kepada masyarakat tidak mempunyai rujukan aturannya, sehingga perlu dievaluasi kembali,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Blok Jotang Endi menyebutkan, saat ini ada sekitar 600 KK yang bertempat tinggal di Blok Jotang.

Meski hampir semua warga korban bencana alam Cigintung telah pindah ke daerah relokasi, namun fasilitas pendukung pemukiman belum tersedia, salah satunya jaringan listrik.

"Kami sangat mengharapkan sekali jaringan listrik secepatnya terpasang, karena akibat belum terpasangnya jaringan listrik, aktifitas warga jadi terhambat," katanya. (ABR)

Loading Komentar....
loading...