fajarnews

RSUD Gunung Jati Ikut Sukseskan PIN Polio

Redaksi : Eko Purnomo | Selasa, 15 Maret 2016 | 13:09 WIB

WIL
Wali Kota, Nasrudin Azis bersama Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Inf Suharma Zunam, Direktur RSUDGJ, Kepala Puskesmas Kesambi, dan Sekretaris Daerah saat meninjau pelaksaan PIN Polio.

Fajarnews.com, CIREBON - Program Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kota Cirebon yang dimulai pada Selasa (8/3), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati Kota Cirebon turut menyukseskan. Penyelenggaraan yang dimulai pada Selasa (8/3) lalu, puluhan ribu anak berusia 0-59 bulan diberikan vaksin polio. Di RSUD Gunung Jati pun disediakan satu pos PIN Polio.

Direktur RSUD Gunung Jati, drg H Heru Purwanto MARS menyampaikan, pihaknya sebagai salahsatu piranti pemerintahan yang bergelut di bidang kesehatan sudah seharusnya menjadi bagian penting dalam menyukseskan program Nasional PIN Polio. “Kami berkomitmen untuk ikut menyukseskan segala program pemerintah,” kata Heru.

Ia menambahkan, pemberian vaksin polio terhadap anak dirasa sangat penting. Hal itu untuk menciptakan daya tahan tubuh pada anak dari serangan virus polio. Sejalan dengan program Nasional, yaitu penyelenggaraan PIN Polio, RSUD Gunung Jati juga turut mendukung program itu.

“Sudah seharusnya semua komponen ikut menyukseskan Pekan Imunisasi Nasional ini. Pemberian vaksin polio bagi anak-anak sangatlah penting. Ini juga upaya pemerintah untuk menciptakan generasi berkualitas dan sehat,” katanya.

WIL
Direktur RSUDGJ, drg H Heru Purwanto MARS saat meneteskan vaksin polio ke salah satu anak.

Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis menyampaikan, di Kota Cirebon sendiri, dalam pemberian imunisasi polio meliputi 347 pos PIN terdiri dari posyandu, rumah sakit, dan tempat-tempat umum di Kota Cirebon. Dengan jumlah tenaga kesehatan 170 orang dan kader yang terlibat sebanyak 1.041 orang, dengan masing-masing pos PIN dilayani oleh tiga orang kader.

“Sasaran proyeksi 26.704 anak usia 0 bulan sampai 59 bulan,” katanya.

Dikatakan Azis, PIN Polio adalah pemberian imunisasi polio tambahan secara massal di seluruh Indonesia, kepada kelompok sasaran 0 bulan sampai 59 bulan tanpa memandang status imunisasi polio sebelumnya.

“Pemberian imunisasi merupakan upaya pencegahan yang terbukti sangat cost effective, serta berdampak positif untuk mewujudkan derajat kesehatan anak Indonesia,” ujarnya.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya PIN Polio di Kota Cirebon. Tak terkecuali RSUD Gunung Jati. Rumah sakit plat merah milik Pemkot Cirebon itu telah menunjukkan komitmennya untuk ikut menyukseskan program pemerintah di bidang kesehatan.

“Kami juga mengapresiasi RSUD Gunung Jati yang ikut menyukseskan program ini di Kota Cirebon,” katanya.

WILDAN

Loading Komentar....
loading...