fajarnews

PIN di Indramayu Sasar 143 Ribu Balita

Redaksi : Iwan Surya Permana | Selasa, 8 Maret 2016 | 10:45 WIB

Ihsan
Bupati Indramayu, Hj. Anna Sophanah meneteskan imunisasi polio pada mulut balita.*

 

Fajarnews.com, INDRAMAYU- Pekan Imunisasi Nasional (PIN) di Kabupaten Indramayu akan menyasar sebanyak 143.008 balita usia 0–59 bulan. Pencanangan PIN Polio di Kabupaten Indramayu ini dilaksanakan di Alun-alun Indramayu, Senin (7/3).

PIN Polio akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia selama sepekan mulai tanggal 8-15 Maret 2016 dengan sasaran semua anak usia 0-59 bulan tanpa memandang status imunisasinya. Sedangkan waktu pelayanan PIN Polio di masing-masing pos PIN mulai pukul 08.00 12.00 WIB. Pelayanan PIN Polio dapat diperoleh di puskesmas, posyandu, mobile pos, tempat-tempat umum, dan rumah sakit negeri maupun swasta.

Bupati Indramayu, Hj. Anna Sophanah mengatakan, PIN Polio adalah pemberian imunisasi tambahan polio kepada balita tanpa memandang status imunisasi polio sebelumnya. Tujuan PIN Polio antara lain mengurangi risiko penularan virus polio yang datang dari negara lain, memastikan tingkat kekebalan masyarakat terhadap penyakit polio cukup tinggi dan memberikan perlindungan secara optimal serta merata pada balita terhadap kemungkinan munculnya kasus polio.

Penyakit polio merupakan penyakit pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus polio. Secara klinis penyakit polio adalah anak di bawah umur 15 tahun yang menderita lumpuh layu akut. “Penyebaran penyakit ini melalui kotoran manusia (tinja) yang terkontaminasi. Kelumpuhan dimulai dengan gejala demam, nyeri otot dan kelumpuhan pada minggu pertama sakit. Kemudian bisa terjadi karena kelumpuhan otot pernafasan yang tidak ditangani segera,” kata Anna.

Pada kesempatan itu Bupati Anna secara simbolis meneteskan imunisasi kepada sejumlah balita dari 31 kecamatan yang didampingi para orang tuanya. Serta memberikan penghargaan kepada para kader posyandu dari 31 kecamatan. Pantauan fajarnews.com di beberapa desa tampak persiapan telah dilakukan oleh kader posyandu desa melalui sosialisasi pelaksanaan di pusat informasi desa seperti masjid dan musala. 

Ihsan

 

Loading Komentar....
loading...