fajarnews

Pemkab Indramayu Tanggung Iuran BPJS 33.035 Warga Miskin

Redaksi : Iwan Surya Permana | Selasa, 8 Maret 2016 | 08:15 WIB

Ihsan
BUPATI INDRAMAYU, Hj. Anna Sophanah menandatangani nota kesepahaman dengan BPJS Kesehatan untuk pembayaran iuran BPJS warga miskin.*

 

Fajarnews.com, INDRAMAYU- Pemerintah Kabupaten Indramayu menjamin sebanyak 33.035 warga miskin mendapatkan jaminan kesehatan dengan memasukkan mereka dalam kepesertaan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. ?

Bupati Indramayu, Hj. Anna Sophanah menjelaskan, warga miskin tersebut selama ini memang sudah diproteksi oleh kebijakan daerah dalam bentuk Kartu Sehat. Namun dalam pelaksanannya, Kartu Sehat masih ada kendala dan terus mengalami perbaikan. Hingga pada akhirnya diputuskan bahwa warga miskin dimasukkan dalam BPJS Kesehatan dengan tanggungan dibayarkan oleh APBD Indramayu.

“Mereka kita masukkan dalam BPJS Kesehatan, sementara biaya iurannya kita bayarkan melalui APBD Indramayu. Dengan kita masukan ke dalam BPJS, proteksi kepada mereka semakin besar dan cakupannya lebih luas bila dibandingkan dengan Kartu Sehat,” katanya di sela-sela apel bendera, Senin(7/3).?

Anna menambahkan, untuk memroteksi jumlah warga miskin yang mencapai 33.035 jiwa tersebut dibayarkan sebesar 23.000 per jiwa sehingga total yang dibutuhkan mencapai Rp 9.117.660.000. “Iurannya kami yang bayarkan, kita memroteksi mereka secara kolektif. Jika mereka bayar sendiri maka mereka harus bayar 25 ribu per bulan, namun karena ditanggung oleh kami jadinya hanya 23 ribu per bulan,” ujar Anna.

Sementara itu, perwakilan BPJS Kesehatan, Drg. Jenny Wihartini, MM. AAK mengatakan, dengan adanya pengalihan kepesertaan warga miskin menjadi anggota BPJS Kesehatan maka jaminan kesehatannya menjadi tanggung jawab BPJS Kesehatan. Ini adalah langkah kongkrit yang dilakukan Bupati Indramayu dalam memroteksi masyarakatnya.“Ketika sakit mereka sudah kita jamin pelayannya, sementara kami juga mendapatkan jaminan pembayaran dari Pemkab Indramayu,” kata Jenny. 

Ihsan

 

Loading Komentar....
loading...