fajarnews

Dinkes Kota Cirebon Targetkan 26 Ribu Bayi Diimunisasi

Redaksi : Andriyana | Selasa, 1 Maret 2016 | 21:25 WIB

Ist
Ilustrasi

Fajarnews.com, CIREBON- Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon menargetkan 26 ribu bayi akan diimunisasi, hal ini berkaitan dengan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) nasional pada tanggal 8-15 Maret mendatang. Dalam kegiatan PIN tersebut, Pemkot Cirebon tak hanya melibatkan pegawai dari jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) saja, melainkan kegiatan tersebut merupakan kegiatan bersama antar lintas sektoral.

Kepala Dinkes Kota Cirebon, H. Edy Sugiarto mengatakan, dalam kegiatan PIN itu nantinya, sebanyak 344 titik tempat pelaksanakan imunisasi atau pos PIN dilaksanakan di Kota Cirebon dengan menargetkan sebanyak 26 ribu bayi. Namun, yang menjadi titik utama untuk menandakan dimulainya kegiatan PIN tersebut rencananya akan dilaksanakan di Asrama Haji Kota Cirebon.

“Nanti Wali Kota yang membukanya, dan secara simbolis akan meneteskan imunisai tersebut. Setelah itu secara serentak akan dilakukan tetesan polio kepada bayi-bayi. Untuk pelaksanaan kegiatan PIN tersebut, ditingkat daerah, berbeda-beda, akan tetapi Kota Cirebon dilakukan satu hari, yaitu Senin (8/3) mendatang,” ungkap Edi saat ditemui awak media, Selasa (1/3).

Ia menjelaskan, Dinkes Kota Cirebon siap untuk melaksanakan dan mensukseskan kegiatan PIN ini. Adapaun tenaga yang akan diterjunkan dalam pelaksanaan PIN ini, kata dia, lebih dari 500 orang. Semua tenaga yang akan dilibatkan dalam acara tersebut sudah ia mobilisasi. Pasalnya, pelaksanaan PIN ini secara serentak akan dilaksanakan di Kota Cirebon, makanya membutuhkan tenaga yang cukup banyak.

Kegiatan PIN itu, kata dia, tidak ada kaitannya sama sekali dengan penyakit difteri yang sedang ramai diperbincangkan. Menurutnya, kegiatan PIN itu dikhususkan untuk mencegah polio dengan sasaran bayi yang berusia 0-59 bulan.

“Dinkes Kota Cirebon tidak hanya tertuju pada bayi warga Kota Cirebon saja, namun dalam kegiatan ini, jika ada warga luar kota yang membawa bayi, maka bayi tersebut berhak mendapatkan imunisasi. Pasalnya, pelaksanaan PIN ini adalah merupakan program pemerintah pusat yang harus direalisasikan,” katanya.

Ia mengungkapkan, tujuan dari diadakannya PIN ini adalah mensterilkan atau mengeleminasi polio di Indonesia, khususnya di Kota Cirebon. Meskipun, kata dia, saat ini Kota Cirebon sudah bebas dari polio. Namun, kegiatan PIN ini sangat penting, mengingat, kadang ada tamu dari luar kota atau luar negeri yang datang ke Indonesia.

Ia juga menyampaikan, dalam pelaksanaan PIN ini, Pemkot Kota Cirebon akan melibatkan sebanyak 331 Posyandu dan menempatkan pos PIN ditempat umum, sedikitnya ada 27 titik pos PIN ditempat umum. Jadi, pelaksanaan PIN ini bukan hanya diadakan di Kota Cirebon saja, namun di seluruh Indonesia akan diadakan PIN.

“Targetnya adalah Indonesia itu bebas polio di tahun 2020 mendatang, dan harus dilakukan  mulai dari sekarang, dan saya berharap Indonesia bebas dari penyakit polio ini bisa terwujud,” pungkasnya.

WINARNO

Loading Komentar....
loading...