fajarnews

Target Musim Tanam Rendeng di Indramayu Terlambat

Redaksi : Iwan Surya Permana | Sabtu, 6 Februari 2016 | 07:40 WIB

-
-

 

Fajarnews.com, INDRAMAYU- Target musim tanam rendeng 2015/2016 di Kabupaten Indramayu hingga kini belum seluruhnya terealisasi. Penyebabnya karena kurangnya pasokan air ke areal pertanian khususnya di wilayah pantai utara seperti Balongan, Juntinyuat, Karangampel dan Krangkeng.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Indramayu, Firman Muntako menyebutkan, target luas tanam rendeng di Kabupaten Indramayu mencapai 144.544 hektare. Dari luasan itu, yang telah terealisasi sebanyak 85.889 hektare. ''(Sisa tanam) ditargetkan selesai seluruhnya pada Maret nanti,'' ujar Firman, Kamis (4/2).

Menurutnya, kuatnya fenomena el nino di musim kemarau menyebabkan penutupan aliran Sungai Cimanuk untuk pengisian Waduk Jatigede sejak 31 Agustus 2015 lalu. Akibatnya, musim tanam rendeng yang seharusnya dimulai pada Oktober 2015, baru bisa terlaksana pada Januari 2016. Pelaksanaan tanam pada Januari pun baru mengalami peningkatan pesat pada pertengahan bulan setelah ada uji coba penyaluran air dari Waduk Jatigede dan meningkatnya curah hujan.

Wakil Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu, Sutatang menambahkan, kurangnya pasokan air memang selama ini menjadi kendala dalam pelaksanaan musim tanam rendeng. Menurutnya, pasokan air, baik dari saluran irigasi maupun hujan, baru meningkat pesat sekitar dua pekan terakhir. ''(Selama dua pekan terakhir), petani berlomba-lomba memulai musim tanam rendeng,'' tutur Sutatang.

Sutatang menyebutkan, saat ini areal sawah yang sudah tanam padi sekitar 60 persen dari target tanam. Sedangkan sisanya baru sebatas persemaian. ''Yang saat ini persemaian, mudah-mudahan akan selesai tanam pada akhir Februari,'' terang Sutatang.

Sutatang menyatakan, keterlambatan musim tanam rendeng akan mengancam musim tanam gadu 2016. Pasalnya, musim tanam gadu baru akan dimulai saat musim sudah memasuki kemarau. 

Ihsan

 

 

Loading Komentar....
loading...