fajarnews

Petani Gegesik Gotong Royong Perbaiki Irigasi

Redaksi : Iwan Surya Permana | Kamis, 10 Desember 2015 | 08:00 WIB

ADH
PULUHAN PETANI Gegesik membersihkan saluran irigasi untuk menghadapi musim hujan.*

 

Fajarnews.com, CIREBON- Musim kemarau tahun ini memang akan segera berakhir, namun para petani di wilayah Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon malah cemas, karena areal persawahannya rawan banjir. Hal itu menyusul belum diperbaikinya saluran irigasi di kawasan setempat sehingga menghambat aktivitas tanam maupun panen.

Untuk itu, Rabu (9/12) kemarin, puluhan petani secara gotong-royong melakukan perbaikan pada saluran irigasi tersebut agar saat hujan turun, tidak membanjiri areal persawahannya. “Saluran irigasi sudah tak mampu menampung air hujan, karena kondisinya sangat dangkal dan kecil. Sehingga saat hujan, air akan naik ke sawah, dan  membanjiri area persawahan,“ kata salah seorang petani, Roni.

Dikatakan Roni, para petani di wilayah Gegesik merasa dilema, karena saat musim kemarau, sawahnya mengalami kekeringan, dan saat musim hujan kebanjiran. “Kita sebagai petani desa sangat bergantung pada datangnya hujan, akan tetapi saat hujan turun malah membawa kerugian. Seperti tahun lalu, ketika kita sudah menanam padi, hujan turun berhari-hari dan sawah kami terendam banjir. Akibatnya padi yang sudah ditanam mati dan busuk karena terendam air,“ katanya.

Hal yang sama diungkapkan Miskad. Dirinya bersama petani lain merasa was-was saat memasuki musim hujan, karena musim hujan mengancam persawahan petani di wilayah Gegesik. Apalagi dinas pertanian memerintahkan para petani untuk melakukan percepatan tanam, padahal menurutnya setelah mengalami musim kemarau, tanah persawahannya tidak mudah untuk segera ditanami.

“Kami dilema, dari dinas pertanian menyuruhnya untuk segera melakukan percepatan tanam, tapi air di saluran masih belum normal mengairi sawah. Sedangkan kalau hujan turun berhari-hari, persawahan akan kebanjiran, dan lagi-lagi kami mengalami kerugian, musim kering kami gagal panen, musim hujan sawah kami mengalami kebanjiran,“ katanya. (ADH)

 

Loading Komentar....
loading...