fajarnews

Polisi Kawal Ketat Pendistribusian Surat Suara Pilkada Indramayu

Redaksi : Iwan Surya Permana | Rabu, 9 Desember 2015 | 08:00 WIB

AGS
PETUGAS GABUNGAN memberikan pengawalan ketat pada pendistribusian surat suara dari tingkat KPU hingga PPK dan PPS.*

 

Fajarnews.com, INDRAMAYU- Polres Indramayu bersama petugas gabungan lainnya memberikan pengawalan ketat pada proses pendistribusian dan pengembalian kotak suara Pilkada Indramayu. Pengamanan tersebut dilakukan di 2.781 TPS yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu.

“Kita pastikan bahwa pendistribusian surat suara di masing masing wilayah baik di tingkat kecamatan maupun desa berjalan aman hingga dikembalikan lagi ke KPU,” ungkap Kapolres Indramayu, AKBP Wijonarko didampingi Kepala Bagian Ops (Kabag Ops) Polres Indramayu, Kompol Gotam Hidayat, Selasa (8/12).

Dia mengatakan, proses pengawalan dilakukan mulai dari kantor KPU kabupaten Indramayu, kemudian di tingkat PPK, PPS hingga TPS. “Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa Pilkada Indramayu berjalan  dengan aman dan lancar,” katanya. 

Dia mengatakan, selain melakukan pengawalan kotak suara, pihaknya juga sudah menempatkan sejumlah personel yang standby di lokasi untuk mengawal setiap tahapan Pilkada, tak terkecuali pada saat rekapitilasi perhitungan surat suara.

“Ini dilakukan untuk menjaga serta mengantisipasi adanya gangguan yang tidak diinginkan. Saya pun sudah meminta  kepada anggota kami agar sesegera mungkin melaporkan setiap perkembangan yang terjadi. Tujuannya untuk menekan permasalahan yang terjadi,” jelasnya. 

Pihaknya akan melakukan tindakan tegas bagi siapapun yang melakukan aksi anarkis pada saat Pilkada berlangsung, apalagi bagi yang hendak mencoba menggagalkan jalannya Pilkada. “Kita tidak akan segan-segan untuk melumpuhkan siapapun yang mencoba melakukan aksi anarkis pada saat pilkada nanti,” imbuhnya.

Sementara jumlah petugas yang diterjunkan guna mengamankan Pilkada, totalnya mencapai 11.750 petugas gabungan. Petugas itu terdiri dari 1.225 personel jajaran Polres Indramayu, satu SSK BKO dari Brimob Polda Jabar, satu SST Anarkhis, ditambah satu SSK Dalmas Polda dan 300 personel Polres tertangga seperti Cirebon Kota, Cirebon, Kuningan, Majalengka dan Subang. Selain itu, 333 personel TNI Kodim dan 9.793 personel Linmas.

Belasan ribu personel ini disebar di 2.781 TPS. Untuk TPS yang yang dianggap rawan akan dijaga oleh dua petugas. Sedangkan untuk TPS yang aman, dijaga satu orang petugas.  Selain itu, dia menandaskan kepada jajarannya untuk menjaga netralitas dan tidak berpihak kepada pasangan calon manapun. Dan jika terbukti ada yang tidak netral, maka risikonya akan dipecat. (AGS)

 

Loading Komentar....
loading...