fajarnews

Gedung SDN 3 Lobener Indramayu Memprihatinkan

Redaksi : Iwan Surya Permana | Sabtu, 7 November 2015 | 08:10 WIB

IEM
KONDISI GEDUNG SDN Lobener 3 Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu yang kondisinya memprihatinkan di mana temboknya sudah bolong, jendela kusen tanpa pengaman kaca, dan pintu berlubang.*

 

Fajarnews.com, INDRAMAYU- Indikator keberhasilan sumber daya manusia (SDM) melalui regulasi peningkatan kualitas pendidikan dengan dukungan infrastruktur bangunan yang layak sepetinya masih menjadi perhatian publik. Meski anggaran yang digelontorkan Pemkab Indramayu pada sektor pendidikan sebesar 43 persen dari total APBD sekitar Rp 3 triliun, tapi belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan bangunan sekolah.

Seperti misalnya yang terjadi pada gedung SDN Lobener 3 Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu ini. Sejak diusulkan direhab pada tahun 2007 lalu, hingga kini bangunan sekolah itu masih juga memprihatinkan. Tembok tiga lokal bangunan yang sedang digunakan untuk proses belajar mengajar tersebut kondisinya sudah bolong, jendela kusen tanpa pengaman kaca, dan pintu berlubang sehingga tidak nyaman untuk menimba ilmu.

Namun demikian, tenaga pengajar dan ratusan murid tetap semangat untuk menerima ilmu pengetahuan dari guru kelas masing-masing. "Bangunan ini sudah pernah diusulkan direhab sejak tahun 2007, saat kepsek baru menjabat,tapi hingga kini belum juga diperbaiki," ungkap salah seorang guru SDN Lobener 3, Jum'at(7/11) kemarin.

IEM
Kegiatan KBM di SDN 3 Lohbener Indramayu.*

Sekolah yang dihuni sekitar 184 murid ini, pada tahun 2013 lalu sudah mendapat RKB dari Disdik Indramayu, kendati hasil pembangunannya kurang memuaskan dimana pelaksanaan bangunan melalui kontrakoleh pelaksana jasa kontruksi masih banyak yang menjadi tanggungan pihak sekolah dan orang tua siswa.

"Atap langit-langit tidak ada, dari empat lokal ini semua tidak ada atapnya, hanya satu ruangan yang terpasang itupun dari sumbangan orang tua murid melalui komite sekolah," ungkap guru tersebut.

Adapun untuk tiga lokal yang kondisinya sudah memprihatinkan, jika musim hujan tiba, murid terpaksa digabungkan keruang yang layak. Hal itu karena khawatir atap sekolah ambruk, apalagi jika curah hujannya tinggi.Sementara Kabid Dikdas Disdik Indramayu, H. Jahirin menuturkan, pihaknya sudah melakukan pengecekan ke lokasi bersama sarpras disdik. Bahkan ia meminta kepada kepsek untuk menemuinya di kantor disdik. "Kami akan upayakan secepatnya, agar bisa ditangani secepatnya karena kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan," jelasnya.

Ia mengatakan, pada tahun 2015 ini, pihaknya akan memprioritaskan perbaikan sekolah yang kondisinya terparah untuk segera dibangun.Sekalipun lembaga pendidikan negeri itu berada tidak jauh dari pusat pemerintahan desa, namun ratusan murid terlihat antusias untuk mengikuti KBM di SDN Lobener 3. (IEM)

 

 

 

Loading Komentar....
loading...