fajarnews

Imigrasi Cirebon Layani 100 Pemohon Paspor Perhari

Redaksi : Andriyana | Selasa, 1 September 2015 | 23:20 WIB

SHN
sejumlah masyarakat tengah mengajukan pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelals II Cirebon


Fajarnews.com, CIREBON- Setiap harinya  Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon menerbitkan sedikitnya 100-115 paspor, dari kuota yang dimilikinya 175 paspor. Dengan pelayanan yang prima dan mudah membuat masyarakat yang mengurus paspor nyaman saat berada di kantor tersebut.

Selain dari Kabupaten/Kota Cirebon, masyarakat yang membuat paspor juga datang dari Kuningan, Majalengka dan Kabupaten Indramayu.

“Setiap harinya masyarakat di wilayah III Cirebon yang mengurus paspor mencapai 100-115 pemohon. Padahal kuota yang telah ditentukan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi sebanyak 175,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon, Eko Budianto saat ditemuai diruang kerjanya, Selasa (1/9).

Menurutnya, kuota yang telah ditentukan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kajian yang disesuaikan dengan antusias masyarakat yang datang ke Imigrasi Kelas II Cirebon. Sedangkan untuk pemohon yang memerlukan paspor untuk berangkat haji, harus ada persyarakatan tambahan yakni adanya rekomendasi dari Kemenag setempat.

“Kuota itu berbeda-beda, contoh di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan perhari mencapai 400-an pemohon, sedangkan di kita kuotanya hanya untuk 175 pemohon. Untuk paspornya sama saja dengan paspor umum, yang membedakanya untuk paspor haji namanya harus tiga suku kata,” ujarnya.

Dengan menggunakan program layanan pembutan paspor mandiri yang telah dibuka beberapa waktu lalu, Eko berharap dalam pembuatan  pelayanan  paspor kepada masyarakat lebih  mudah. Sehingga masyarakat disaat mengurus paspor lebih singkat waktunta.

“Sebelumnya ada program layanan paspor mandiri, pemohon memakan waktu 15 menit, saat ini hanya 2 menit, dengan pelayanan paspor mandiri,” terangnya.

Untuk mengurus paspor sekarang ini tidak sulit, pemohon langsung mendatangi Kantor Imigrasi mengajukan permohonan kepada petugas Imigrasi. Setelah itu pemohon diberikan formulir yang harus diisi sesuai dengan persyaratannya yang telah ditentukan.

Setelah mengisi formulir yang bersangkutan akan diberikan semacam surat petunjuk untuk proses pembayaran di bank. Setelah proses pembayaran di Bank pemohon tinggal pemotretan, dan wawancara.

“Dalam permohonan paspor masyarakat harus menyediakan kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), fas foto, sedangkan untuk yang akan berangkat haji, harus ada persyarakatan tambahan yakni adanya rekomendasi dari Kemenag setempat,” pungkasnya. (SHN)

 

Loading Komentar....
loading...