fajarnews

Agus Prayoga : Kota Cirebon Jangan Jadi Surga Pelaku Curanmor

Redaksi : Eko Purnomo | Selasa, 1 September 2015 | 21:13 WIB

DEDE
-

Fajarnews.com, KESAMBI - Maraknya pencurian kendaraan bermotor di Kota Cirebon, ditanggapi miring oleh pengamat hukum dan kriminalitas Kota Cirebon, Agus Prayoga. Agus mengatakan kalau dengan banyaknya pencurian yang terjadi di wilayah Kota Cirebon, akhir-akhir ini dijadikan surga bagi para pelaku curanmor.

“Jadikan peristiwa yang ada di Kota Cirebebon, seperti yang kita baca di beberapa media, seperti pembobolan dengan pecah kaca, curanmor yang sekarang ini marak, sebagai pelajaran dan harus lebih berhati-hati terutama dalam hal membawa barang berharga tersebut,” ujar Agus Prayoga, saat dikonfirmasi “FN” melalui saluran telponnya, Senin (1/9).

Agus beranggapan jangan sampai Kota Cirebon, dijadikan surga bagi para pelaku tindak kriminalitas, untuk itu kinerja dari pihak kepolisi juga dinilai masyarakat tentang keberhasilannya menekan angka kejahatan tersebut agar jangan dinilai kota cirebon justru dinilai sebagi syurga bagi curanmor padahal wilayahnya lebih kecil dibanding Sumber dan Indramayu.

“Buktikan bahwa Kota Cirebon, sebagai calon kota wisata Cirebn yang sedagi digalakan ini harus bisa bebas dari curanmor dan bisa memberikan rasa aman, sehinga orang yang akan datang ke Kota Cirebon akan merasa betah singgah dan menginap ataupun bertempat tinggal di Kota Cirebon ini,” tandasnya.

Dua kasus pencuraian kendaraan bermotor terjadi sepanjang, Selasa (1/9) di wilayah Kota Cirebon. Kejadian yang pertama menimpa TK Berkah yang berada di Jl Kembar no 199 Pekalipan Kota Cirebon dan kejadaian kedua menimpa Supriyanto (34) warga Sumber yang kehilangan sepeda motornya di Pasar Kalitanjung, Kesambi, Kota Cirebon.
Informasi yang berhasil dihimpun “FC” menyebutkan, kasus pencurian yang menimpa mobil milik TK Berkah tersebut diketahui pertama kali oleh karyawannya yang bernama Andri (23) warga Cilacap Jawa Tengah.

Saat itu Andri yang juga sebagai supir Toko mebel tersebut mengetahui kalau mobil yang biasa dibawanya itu raib saat akan membuka toko. Mobil pik up dengan nopol D 8827 EK yang biasa di parkir didepan toko sudah tidak ada di tempat.

“Saya mamu membuka toko sekitar pukul 08.00 Wib, ternyata mobil sudah tidak ada ditempat, langsung saja saya menghubungi bos dan langsung melaporkan kepada pihak kepolisian,” ujar Andri, saat dikonfirmasi “FN” dilokasi kejadian.

Dikatakan Andri, mobil yang biasa di bawa untuk mengantarkan barang-barang mebel tersebut sudah terbiasa diparkir di depan toko, meskipun pada malam hari, karena toko berkah sendiri tidak memilik garasi untuk kendaraan.

“Biasanya diparkir di depan saja, dan selama 3 bulan saya membawa mobil itu baik-baik saja, saya Cuma menggunakan kunci pintu saja, sedangkan stir mobilnya tidak dikunci, dan baru sekarang di curi,” katanya.

Sementara itu kejadian yang kedua menimpa salah satu pedagang baso, saat kejadian, Supriyadi yang saat itu pergi ke Pasar kalitanjung sekitar pukul 04.00 Wib untuk menggiling daging yang dipergunakannya untuk membuat baso.

Setelah 1.5 jam berada di pasar, Supriyadi pun kaget saat akan pulang kerumahnya di kontrakannya di daerah Karang Mulya, Kota Cirebon, ternyata motor dengan nopol E 4387 BC yang diparkirkannya sudah tidak ada ditempat. Setelah mengetahui kendaraan yang dibawanya raib, supriyanto pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dari Polres Cirebon Kota.

Dihubungi secara terpisah Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota AKP Yana Mulyana, membenarkan adanya dua kejadian pencurian kendaraan bermotor tersebut. Pihaknya menurut Yana, masih melakukan pendalaman terhadap kasusu tersebut.

“Ada dua pencurian kendaraan bermotor pada hari ini, dan kami masih melakukan penyidikan terhadap kasusu tersebut,” ujarnya singkat. (DEDE)

Loading Komentar....
loading...