fajarnews

Pemerintah Harus Perhatikan Dampak Sosial Pembangunan

Redaksi : Rosyidi | Senin, 23 Maret 2015 | 17:04 WIB

ABR
Anggota DPR RI, Maruarar Sirait saat reses di Gedung Saluyu, Kabupaten Majalengka, Sabtu (21/3).

Fajarnews.com, MAJALENGKA- Setiap pembangunan baik yang dilakukan oleh pemerintah ataupun swasta pasti akan memunculkan dampak positip dan juga negatif.

Seperti halnya pembangunan pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan (Cikapa) ,Bandara Intenasional  Jawa Barat (BIJB) dan pembangunan atau proyek lainnya.

Karena itu pemerintah perlu untuk melakukan antisipasi dan memberikan perhatian terhadap dampak sosial yang muncul dari pembangunan yang dilaksanakan.

Hal tersebut dikatakan oleh  anggota DPR RI Maruarar Sirait usai menggelar reses bersama para pemuda di Kabupaten Majalengka, di Gedung Saluyu, Sabtu (21/3).

Dampak  sosial dari pembangunan sangat penting untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah agar tidak memuculkan persoalan yang berkepanjangan.

Sebab hal itu pada akhirnya akan menghambat proses pembangunan yang akan dilaksanakan. Karena itu kata politisi PDIP ini,Pemerintah Pusat ataupun daerah,serta pihak lainnya harus mengantisipasi semua dampak sosial dari pembangunan,apalagi pembangunan yang berskala besar seperti jalan tol, waduk Jatigede atau Bandara Internasional Jawa Barat.

” Jangan sampai pembangunan tersebut menyebabkan masyarakat menjadi korban atau dikorbankan,” katanya.

Agar hal  buruk dari pembangunan tidak tidak berlarut maka kata Bang  Ara perlu dilakukan rekayasa sosial bagi masyarakat yang terkena dampak pembangunan.

Rekayasa sosial  harus disusun agar pembangunan yang dilaksanakan tidak menyebabkan kerugian kepada rakyat.

“Meskipun pembangunan berkeadilan sangat sulit dilaksanakan,namun dengan adanya antisipasi seperti dilakukan rekayasa sosial sebelumnya dampak buruk pembangunan akan dapat diminimalisir,”ujar Bang Ara. (ABR)

Loading Komentar....
loading...