fajarnews

Ihwal Sakitnya Walikota, Menpan-RB Sarankan Pemkot Surati Mendagri

Redaksi : Rosyidi | Senin, 19 Januari 2015 | 09:27 WIB

MAWA
Menpan-RB, Yuddy Chrisnandi.

 

Fajarnews.com, CIREBON- Tersendatnya roda pemerintahan di Kota Cirebon pasca sakitnya Wali Kota Cirebon, H Ano Sutrisno, sejak beberapa bulan terakhir, mendapat perhatian serius Menpan-RB, Yuddy Crisnandi.

Yuddy mengatakan, seharusnya pemerintah daerah melalui wakil wali kota atau DPRD setempat segera melapor  ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) perihal kondisi terakhir kesehatan wali kota.

“Seharusnya pemerintah daerah mengirimkan surat ke Kemendagri, jangan hanya lisan,” kata Yuddy usai menghadiri acara reuni di SMAN 1 Cirebon, Minggu (18/1).

Surat resmi tersebut dilayangkan ke Kemendagri harus dengan melampirkan rekam medis dari RS atau dokter yang sedang merawat wali kota. Karena mereka yang akan memberikan dasar untuk diambilnya suatu keputusan.

“Bila tidak aktifnya wali kota selama sakit dirasa akan mengganggu jalannya roda pemerintahan, maka Mendagri akan membuat Surat Keputusan (SK) untuk menunjuk pejabat pelaksana tugas.  Biasanya yang ditunjuk adalah wakil wali kota,” papar Yudi.

Namun, lanjut Yuddy, bisa saja Mendagri menunjuk pejabat satu tingkat di atasnya, berarti pejabat dari provinsi Jawa Barat. “Tidak otomatis wakil wali kota yang akan menjabat Plt,” jelasnya.

“Surat pemberitahuan sakitnya wali kota tidak harus mendapat persetujuan DPRD, karena ini permasalahan pemerintahan. Tapi kalaupun disertakan persetujuan dari DPRD itu lebih baik,” pungkasnya. (MAWA)

     

Loading Komentar....
loading...