fajarnews

Ratusan Personel Gabungan Disiagakan

Redaksi : Zeyka Apika | Senin, 20 Oktober 2014 | 13:22 WIB

-Dekur/FN
-Pasukan pengamanan dari Polres Cirebon disiagakan jelang prosesi pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih

Fajarnews.com, Cirebon - Mengantisipasi pergerakan massa yang akan menuju Jakarta jelang pelantikan presiden dan wakil presiden hari ini (Senin, 20/10), jajaran kepolisian dari Polres Cirebon memperketat penjagaan di wilayah perbatasan.

Kapolres Cirebon, AKBP Chiko Ardwiatto, usai memimpin apel kesiapan pengamanan jelang pengambilan sumpah/janji presiden dan wakil presiden terpilih di Halaman Mapolres Cirebon, Minggu (19/10), mengungkapkan, beberapa titik perbatasan yang menjadi wilayah pintu masuk Jawa Barat dan Jawa Tengah tersebut antara lain di wilayah Losari. Sementara untuk pintu keluarnya yakni di wilayah Susukan yang berbatasan dengan Kabupaten Indramayu.

Kapolres menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan sedikitnya 700 personel ditambah dari satuan samping seperti Brimob dan TNI. Disinggung soal ada tidaknya pergerakan massa dari Cirebon yang bertolak ke Jakarta, kapolres mengakui ada beberapa orang yang akan berangkat ke Jakarta, namun itu hanya sebatas petinggi partai politik yang memang diundang untuk menghadiri acara pelantikan tersebut.

“Yang akan berangkat mungkin hanya ketua DPC dan sejumlah kader partai. Namun untuk massa dalam jumlah besar, saya kira belum ada dan jangan sampai ada karena Jakarta sudah sangat padat sekali,” imbaunya.

Polres Ciko Siapkan 310 Personel

Persiapan pengamanan juga dilakukan jajaran kepolisian dari Polres Ciko. Sebanyak 310 personel disiagakan untuk mengawal jalannya prosesi pelantikan presiden yang dipantau dari wilayah hukum Polres Cirebon Kota tersebut.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Dani Kustoni, melalui Kabag Ops Kompol Malik Al Ghozali, mengatakan, langkah-langkah antisipasi yang telah diambil dalam rangka pengamanan pelantikan presiden antara lain, koordinasi dengan Pemerintah Kota Cirebon dan juga pimpinan partai politik yang ada di Kota Cirebon.

“Kita juga sedang berkoordinasi dengan TNI, khususnya dari Kodim 0614 Kota Cirebon guna penyiapan personel stand by dan rencana permintaan BKO apabila terjadi situasi yang kurang kondusif,” uangkapnya.

Malik juga mengaku telah berkoordinasi dengan pimpinan parpol pendukung Prabowo dan Jokowi, anggota partai dan simpatisan terkait dengan rencana pelantikan presiden dan wapres agar tetap menjaga kamtibmas.

“Kami juga melaksanakan deteksi dan peringatan dini terkait dengan perkembangan situasi dan dinamika yang berkembang di masyarakat, terutama dengan adanya aksi unjuk rasa maupun pengerahan massa dari Kabupaten Batu Bara ke Medan yang bergabung dengan massa lain untuk menolak pelantikan. Untuk ke arah pengerahan massa pada saat pelaksanaan nanti, sejauh ini belum mengarah ke sana,” pungkasnya. 

 

Reporter : Dekur

Loading Komentar....
loading...